Perawatan yang biasa dilakukan oleh penderita diabetes adalah :
·
Selalu
mengontrol kadar gula darah dengan melakukan tes darah puasa dan dua jam
setelah makan 1 bulan sekali, atau melakukan tes darah menggunakan metode A1c
untuk melihat secara keseluruhan kadar gula darah anda selama dua atau tiga
bulan yang lalu. Atau bisa juga dilakukan dengan membeli alat tes gula darah
pribadi untuk pemeriksaan sewaktu-waktu.
·
Melakukan
olah raga yang bersifat aerobik seperti jogging (lari-lari kecil), jalan,
sepeda santai, dan berenang dilakukan 30 menit setiap 3-4 kali seminggu, ini
sangat dianjurkan. Selain berolah raga, aktivitas fisik dapat juga
dilakukan sambil melakukan kegiatan sehari-hari secara ekstra, misalnya:
-
Memilih naik tangga dari pada naik escalator atau elevator
-
Parkir mobil di tempat yang jauh dari pintu masuk mal
-
Berjalan cepat atau bersepeda saat ada kesempatan
-
Bermain dengan anak-anak
-
Mengajak anjing peliharaan berjalan-jalan
-
Bangun dari temat duduk untuk mengganti saluran TV daripada
menggunakan remote control
-
Berkebun, membersihkan rumah dan mencuci mobil sendiri
-
Saat di pasar swalayan, berjalan menyusuri setiap lorong yang
ada
·
Menurunkan
berat badan, usahakan berat badan ada
sesuai berat badan normal, yaitu plus/minus 10 % dari berat badan ideal anda.
Cara menghitung berat badan ideal ada 2 macam yaitu :
1.
Perhitungan berat badan
konvesional
BBI = Berat Badan Ideal
TB = Tinggi Badan
2. Perhitungan berat
ideal versi rumus BMI
BMI = Berat Massa Ideal
TB = Tinggi Badan
Contoh : BB = 45 kg, TB = 165 cm
BMI = 45/ (1.65 x 1.65) = 16.5
Tabel BMI
BMI
|
STATUS
|
<
18.5
|
Berat badan
kurang (underweight)
|
18.5 - 24
|
Normal
|
25 -29
|
Kelebihan
berat badan (overrweight)
|
> 30
|
Obesitas
|
·
Menyantap Makanan Sehat, menghindari makanan tinggi
gula dan lemak jenuh, dan membatasi konsumsi alkohol. Selain itu yang utama
adalah menjaga pola makan terutama makanan yang mengandung karbohidrat. Makanan
yang mengandung karbohidrat sangat cepat untuk menaikkan kadar gula darah
seseorang. Karbohidrat terdapat beberapa macam, yaitu pati (karbohidrat kompleks),
gula, dan serat.
Ø
Pati, meliputi kacang polong,
jagung, kentang, gandum, dan beras.
Ø
Gula (karbohidrat sederhana, yang
berarti cepat menaikkan gula darah). Gula terdiri dari dua yaitu gula alami
(terdapat dalam susu atau buah) dan gula tambahan (seperti sirup).
Ø
Serat berfungsi untuk menyehatkan pencernaan,
menurunkan kadar kolesterol, dan menambah kenyang setelai selesai menyantap
makanan. Serat yang baik adalah buncis dan kacang-kacangan, buah dan sayuran,
gandum, gandum sereal.
Kandungan karbohidrat dalam suatu makanan dapat
diketahui dari indeks glikemi. Indek glikemi menunjukkan semakin tinggi
indeksnya semakin cepat naikknya kadar gula darah. Apabila indeks glikemi
100, maka :
-
Indeks glikemi rendah è ≤ 55
-
Indeks glikemi sedang è 56 – 69
-
Indeks glikemi tinggi è ≥ 70
Selain indek glikemi kita harus memperhatikan pula
kandungan nutrisi disetiap makanan,
Kandungan nutrisi tersebut adalah :
Kalori
Bebas kalori :
kurang dari 5
kalori/penyajian.
Rendah kalori : 40
kalori atau kurang/penyajian.
Lemak
Bebas lemak :
kurang dari 0.5 g
ram lemak/penyajian.
Bebas lemak jenuh :
kurang dari 0.5 g
ram lemak jenuh/penyajian.
Redah lemak : 3 g
ram dari total lemak.
Rendah lemak jenuh : 1 g
ram atau kurang dari total lemak jenuh.
Mengurangi lemak :
sedikinya 25%
kurang lemak dari yang biasa dikomsumsi.
Sodium
Bebas sodium atau bebas garam :
kurang dari 5 mg
sodium/penyajian.
Sodium sangat rendah : 35
mg
sodium/ penyajian atau kurang.
Rendah sodium : 140 mg
/penyajian atau kurang.
Mengungaringi sodium :
paling tidak 25%
pengurangan sodium dari yang biasa digunakan.
Kolesterol
Bebas kolesterol :
kurang dari 2 mg
/penyajian.
Kolesterol rendah : 20 mg
/penyajian atau lebih rendah.
Mengurangi kolesterol :
paling tidak 25%
pengurangan kolesterol dari yang biasa digunakan.
Gula
Bebas gula :
kurang 0.5 grams (g)
gula/penyajian.
Mengurangi gula :
paling tidak 25%
pengurangan gula dari yang biasa digunakan.
Serat
Tinggi serat : 5 g
serat atau lebih per penyajian.
Sumber serat yang baik :
2.5 g
sampai dengan 4.9 g
serat per penyajian.
Persentase (%) Nilai Harian
Persentase (%) nilai harian menunjukkan berapa banyak jumlah suatu nutris
dalam penyajian
sebuah makanan dibandingkan
dengan rekomendasi sepanjang hari.Persentase ini
berdasarkan pada diet 2000
kalori. Jika kamu membutuhkan lebih atau kurang,
maka nilai
harian kamu akan berbeda.
Persentase nilai harian adalah alat
yang sangat berguna untuk
memeriksa apakah makanan tersebut
tinggi/rendah nilai nutrisinya atau terdapat lemak atau
serat. Sebuah produk jika :
Ø
Sumber yang baik dari nutrisi tertentu jika satu porsi
menyediakan 10-19% dari nilai harian.
Ø
Tinggi dalam nutrisi tertentu jika itu berisi 20% atau
lebih dari nilai harian.
Ø
Rendah nutrisi bahwa
jika nilai harian 5% atau kurang.
·
Menghindari tembakau/rokok : rokok pada dasarnya merusak kesehatan, pada orang
yang menderita diabetes akibatnya akan lebih parah.
- Memeriksakan diri apabila terjadi komplikasi :
dengan rajin memeriksakan diri dan deteksi dini akan adanya komplikasi,
sehingga dapat ditangani lebih dini maka akan mengurangi pengaruh diabetes
terhadap organ tubuh yang lain, terutama pada kaki, mata, jantung, dan ginjal.